Serang, – Ratusan Warga Lenggerang dan Batu Kuda mengunjuk rasa memberhentikan paksa Mobil Tambang Pasir yang melintasi akses jalan dekat pemukiman warga. Aksi tersebut menuntut agar perusahaan Tambang Pasir bisa memindahkan akses jalan mobil yang dinilai meresahkan keselamatan warga akibat supir ugal ugalan serta pasir berserakan dijalan, Sabtu (31/08/24). Selain itu Warga menuntut semua perusahaan tambang pasir agar tidak beroperasi jika tidak pindah jalan.
Pada kesempatan itu, Menurut keterangan Rohim selaku warga Batukuda, adanya kendaraan mobil muatan pasir tersebut menyebabkan jalan menjadi licin hingga kendaraan lainnya sering mengalami kecelakaan.
“Selain itu, supir ini sering ugal-ugalan sampai jalanpun penuh dengan debu atau polusi padahal kami sudah menegor agar tidak mencelakai pengendara lainnya,” tuturnya.
Sampai diterbitkannya berita ini, Pemerintah Kabupaten Serang belum bisa di konfirmasi.
Laporan : MUGIONO
![]()




