PESAWARAN – Kopitv.id – “Masyarakat Kecamatan Padang Cermin mengapresiasi kepastian turunnya Tim Uji Laboratorium dari Pemerintah Provinsi Lampung ke lokasi dugaan Penambangan Emas Tanpa Izin [PETI] di aliran Sungai Way Ratai, Kamis 06/08/2026
Kedatangan tim laboratorium ini merupakan tindak lanjut dari laporan dan pemberitaan warga terkait matinya ribuan ikan serta dugaan pencemaran sungai akibat aktivitas tambang ilegal
Warga menilai langkah Pemerintah Provinsi merupakan bentuk keseriusan dalam menanggapi keluhan masyarakat. Namun, mereka berharap proses pengambilan sampel tidak hanya dilakukan di wilayah hilir
“Masyarakat berharap proses pengambilan sampel tidak hanya dilakukan di bagian Daerah Aliran Sungai [DAS] yang dinilai relatif jauh dari titik-titik aktivitas yang diduga menjadi sumber pencemaran,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Padang Cermin
Menurut warga, jika sampel hanya diambil di hilir DAS, maka hasilnya tidak akan menggambarkan kondisi pencemaran yang sebenarnya. Titik pengambilan sampel diminta dilakukan sedekat mungkin dengan lokasi yang diduga menjadi sumber pembuangan limbah
Warga menduga aktivitas PETI telah menyebabkan kerusakan lingkungan, pendangkalan sungai, dan matinya biota air. Hal ini berdampak langsung pada kehidupan nelayan dan petani di sepanjang aliran Way Ratai
Atas dasar itu, masyarakat meminta tim laboratorium bekerja secara independen, transparan, dan melibatkan unsur masyarakat dalam proses pengambilan sampel agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan
Selain uji laboratorium, warga juga mendesak Aparat Penegak Hukum [APH] dan instansi terkait untuk segera menindak tegas pelaku PETI. Penegakan hukum dinilai penting agar pencemaran tidak terus berulang
Masyarakat Padang Cermin berharap hasil uji laboratorium dapat menjadi dasar untuk penghentian aktivitas PETI dan pemulihan lingkungan Sungai Way Ratai. “Kami ingin sungai kami kembali bersih dan bisa dimanfaatkan seperti dulu,” pungkas warga
Redaksi menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah
Redaksi Kopitv.id
![]()






