• Tentang Kami
  • REDAKSI KOPITV.ID
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Rabu, 13 Mei 2026
  • Login
  • Register
PT WARTA CAKRA NUSANTARA
Advertisement
  • Tentang Kami
  • REDAKSI KOPITV.ID
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • REDAKSI KOPITV.ID
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
No Result
View All Result
PT WARTA CAKRA NUSANTARA
No Result
View All Result
Home Advertorial

Pandangan Panri Situmorang, Mewaspadai Manuver Wakil Ketua KI dan Inkompetensi Plt Kadis kominfo Banten.

Kopitv news by Kopitv news
30 Januari 2025
in Advertorial, Daerah, Nasional, Pariwara Usaha, Pendidikan
0 0
0
Pandangan Panri Situmorang, Mewaspadai Manuver Wakil Ketua KI dan Inkompetensi Plt Kadis kominfo Banten.

Banten,”kopitv.id,” Opini,”- Beberapa hari ini, media masa terutama online diramaikan oleh polemik antara Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Moch. Ojat Sudrajat (Ojat) dengan Sekdis kominfo Karna Wijaya terkait posisi Sekretaris Komisi Informasi Provinsi Banten menimbulkan kegaduhan dan mengundang keprihatinan berbagai kalangan. Menurut pengamatan Panri Situmorang. S.H Praktisi Hukum, Hal itu semestinya tidak perlu terjadi, bila keduanya bersinergi dalam harmoni, guna melayani masyarakat sesuai tugas dan fungsi KI terutama penyelesaian sengketa informasi publik.

 

“Saya mengamati perilaku dan aktivitas Ojat sebelum menjadi komisioner KI, yang sering membuat ‘kegaduhan’ dengan mengkritisi para Pejabat Pemprov Banten, sejak jaman Gubernur Wahidin Halim dan berlanjut masa Pj. Gubernur Almuktabar,” Kata Panri Situmorang kepada media ini, Rabu (29/01/25).

 

Masih segar dalam ingatan kita, bagaimana sepak terjang Ojat yang mengkritisi Pj. Sekda Trenggono (saat itu) hampir setiap hari, dan (dugaan saya) membisiki Pj. Gubernur Almuktabar untuk menggantinya dengan Virgo janti yang berasal dari daerah (Lebak) yang sama dengan Ojat. Setelah Trenggono digeser menjadi Inspektur Inspektorat Provinsi Banten dan Virgojanti ditunjuk menggantikannya menjadi Pj. Sekda, Ojat hampir tidak pernah mengkritisinya.

 

Menyorongkan Kabid PIKK jadi Sekretaris KI Tampaknya manuver dan skenario yang sama, digunakan untuk menggeser Karna Wijaya dan menyorongkan pejabat lainnya, yang berdasarkan informasi. Ojat menggadang-gadang atau menyorongkan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Kemitraan Komunikasi (Kabid PIKK) Diskominfo Aat Subhan Syafaat.

 

“Hal tersebut sangat masuk akal dan kongruen dengan kasus penggantian Pj, Sekda tadi, menimbang, Pertama, selain sebagai Kabid PIKK, Aat Subhan Syafaat Adalah Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan (PPTK) yang mengelola anggaran KI Milyaran Rupiah; Kedua, Aat Subhan Syafaat berasal dan satu daerah dengan Ojat, yakni sama-sama dari Rangkas Lebak;Ketiga, Aat Subhan Syafaat mungkin dianggap oleh Ojat, relatif mudah dikendalikan dibanding Karna Wijaya;Keempat, diduga ada deal tertentu antara Aat Subhan Syafaat dan Ojat dalam ‘mengelola’ KI dan bila hal ini benar, sangat membahayakan eksistensi dan kredibilitas KI ke depan. Oleh karenanya, KI harus diselamatkan dari potensi bahaya itu,” Ujar Panri.

 

Kemudian, Kekosongan jabatan sekretaris KI sepanjang bulan Januari ini, menjadi asumsi bahwa sepanjang bulan Januari pula tidak ada persidangan Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI) yang notabene tugas pokok dan fungsi (Tusi) KI. Bila tidak melaksanakan Tusi KI, maka secara moral dan etik komisioner KI tidak berhak mendapat gaji merujuk jargon dunia kerja : ‘No Work, No Pay’, tidak ada kerja, tidak dapat gaji. penggunaan istilah ‘gaji’ bukan istilah ‘honorarium’ lebih tepat, karena kedua istilah itu sangat berbeda secara substantif. Gaji merujuk kepada kompensasi hasil kerja dengan besaran rupiah yang cukup besar dan sepadan dengan hasil kerja, sedangkan honorarium merujuk kepada sedikitnya nilai rupiah meski beban pekerjaan cukup berat karena terdapat nilai pengabdian (sukarela) didalamnya, sesuai dengan arti ‘honorarium’ yakni uang kehormatan.

 

Gaji Ketua Ki sekitar 30 jutaan rupiah, gaji Wakil Ketua KI (Ojat) 28 Jutaan dan gaji anggota KI lainnya 27 Jutaan. Suatu pendapatan yang sangat fantastik dan melampaui tunjangan kinerja pejabat eselon 2 serta sepuluh kali lipat dari para tukang sapu yang bekerja menyapu jalan setiap pagi dan sore selama 1 bulan di Pemkab Pandeglang dan Lebak. “Pertanyaannya, apakah gaji sebesar itu setimpal dengan pekerjaan para Komisioner KI yang hanya menyidangkan sengketa informasi ? sementara honor Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Banten hanya sepertiga dari gaji Komisioner KI. Hal ini menimbulkan ‘kecemburuan sosial’, padahal kedua Lembaga tersebut dibawah Pengampuan Diskominfo Banten,” Jelasnya.

 

Mengacu pada “in kompetensi Plt. Kadis kominfo Banten”.

Kekisruhan sebagaimana diuraikan di atas, tidak akan terjadi, bila Plt, Kadis kominfo Nana Suryana peka dan cepat tanggap dalam menyelesaikan permasalahan di KI. Kekisruhan ini untuk kedua kalinya, setelah yang pertama yakni kekosongan komisioner KI selama 7 bulan pada tahun 2024 yang lalu.

Permasalah pertama (kekosongan komisioner KI) terjadi karena Plt, Kadis kominfo tidak mampu mengkomunikasikan atau memediasi kepentingan Pemprov dan (Komisi 1) DPRD Banten saat itu, sehingga terjadi ‘tarik tambang’ kepentingan yang berlarut-larut hingga 7 bulan. Permasalahan kedua (kekisruhan KI), terjadi karena Plt. Kadis kominfo tidak peka terhadap potensi kekisruhan tersebut, yang seharusnya dapat diantisipasi sejak awal Januari 2025 atau bahkan sejak awal Desember 2024. Kepekaan itu diwujudkan dengan melaporkan, mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan perihal penunjukan Sekertaris KI kepada Pj. Gubernur, Pj,Sekda dan para Komisioner KI

 

Selain kisruh KI, bila ditelisik ke belakang lagi, ada kekisruhan di awal tahun 2024, terkait penunjukan Vendor atau pihak ketiga dalam pengadaan barang/jasa infrastruktur jaringan internet di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), yang pernah dilaporkan oleh aktivis Gerakan Masyarakat Bawah Indonesa (GMBI) Banten kepada inspektorat dan Perwakilan BPK Banten dengan dugaan (menurut laporan GMBI) ada gratifikasi dalam penunjukan vendor itu.

 

“Menilik paparan tersebut di atas, kompetensi Plt. Kadis kominfo Nana Suryana dalam mengelola Diskominfo dan mengampu kedua lembaga (KI dan KPID) tersebut patut dipertanyakan,”tuturnya.

 

“Seulas saran” Uraian di atas dapat dijadikan referensi dan menyarankan kepada Pj. Gubernur/Pj.Sekda/Pemprov, untuk melihat persoalan dengan jernih dan membuat Solusi yang akurat, diantaranya yaitu : Pertama, tidak menugasi atau menunjuk Karna Wijaya menjadi sekretaris KI meski menurut klaim ex-officio sekdis kominfo adalah sekretaris KI. Hal ini untuk menghindari disharmoni dan konflik psikologis di internal KI seperti pernyataan Pj. Sekda Nana Supiana kepada media, juga tidak menugasi atau menunjuk Aat Subhan Syafaat demi menyelematkan KI dari potensi bahaya sebagaimana dijelaskan tadi. Kedua, menugasi atau menunjuk selain keduanya adalah Solusi alternatif yang bijak dan dapat diterima semua pihak serta mencegah klaim ‘menang-kalah’ para pihak yang berpolemik (Ojat dan Karna), justru yang harus dimenangkan adalah Masyarakat Banten; Ketiga, prinsip no work no pay sebagai prinsip moral, harus diterapkan, yakni dengan tidak membayarkan gaji para komisioner KI bulan Januari. Apabila secara birokratis hal tersebut tidak memungkinkan atau gaji komisioner tetap harus dibayarkan oleh Pemprov melalui Diskominfo, maka para Komisioner lah yang harus mengembalikannya bila sudah masuk rekening mereka. Hal ini sebagai ujian atas integritas dan moral para komisioner, yang apabila melakukan itu (pengembalian gaji Januari), maka para komisioner KI patut diacungi jempol atas integritas dan moralnya, tetapi bila tidak mengembalikan, maka integritas dan moral mereka patut dipertanyakan.

 

Terakhir, sebagimana diuraikan tadi, bahwa terjadinya kekisruhan di KI dan munculnya pengaduan aktivis GMBI terkait penunjukan vendor pengadaan jaringan internet, menunjukan ‘ada masalah dengan kompetensi Plt. Kadis kominfo’. Hal ini harus menjadi dasar pertimbangan Gubernur Baru untuk mengganti Nana Suryana dengan Pejabat Eselon 2 atau Kepala OPD lainnya, hingga ada kadis kominfo definitif melalui proses lelang jabatan.

 

“Karena sejatinya assessment atau uji kompetensi, bukan hanya memberikan soal-soal kumulatif dan spekulatif dilayar komputer yang harus dipilih atau dijawab oleh pejabat atau ASN peserta yang telah dihelat Pemrov Banten minggu lalu, tetapi yang lebih substantif adalah (uji kemampuan secara empiris, para pejabat Pemrov dalam menyelesaikan permasalahan riel di lapangan),”pungkasnya.

 

(Tim:Welly).

Loading

Kopitv news

Kopitv news

Artikel Sejenis

Bunda PAUD OKU Selatan Berikan Pembinaan Program PAUD di Pulau Beringin
Advertorial

Bunda PAUD OKU Selatan Berikan Pembinaan Program PAUD di Pulau Beringin

12 Mei 2026
Bupati OKU Selatan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Launching Buku Pendidikan Anti Korupsi
Advertorial

Bupati OKU Selatan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Launching Buku Pendidikan Anti Korupsi

11 Mei 2026
Menata Masa Depan Generasi, Pemkab Pesawaran Gencarkan Edukasi Keluarga dan Pencegahan Stunting
Advertorial

Menata Masa Depan Generasi, Pemkab Pesawaran Gencarkan Edukasi Keluarga dan Pencegahan Stunting

10 Mei 2026
Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Hijau, Dorong Petani Naik Kelas Lewat Dana Bergulir Kehutanan
Advertorial

Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Hijau, Dorong Petani Naik Kelas Lewat Dana Bergulir Kehutanan

10 Mei 2026
Transparansi penyaluran BBM subsidi solar Banyak kejanggalan”Nelayan desa Kuala Tambangan di pertanyakan “APH harus turun tangan 
BERITA

Transparansi penyaluran BBM subsidi solar Banyak kejanggalan”Nelayan desa Kuala Tambangan di pertanyakan “APH harus turun tangan 

12 Mei 2026
Menjaga Ideologi, Menyiapkan Generasi: Hj. Elly Wahyuni Gaungkan Semangat Kebangsaan dan Dukungan MBG di Pesawaran
Advertorial

Menjaga Ideologi, Menyiapkan Generasi: Hj. Elly Wahyuni Gaungkan Semangat Kebangsaan dan Dukungan MBG di Pesawaran

10 Mei 2026

Kategori Berita

  • Aceh
  • Advertorial
  • Agama
  • Ambon
  • Analisis
  • Australia
  • Balangan
  • BALI
  • Balikpapan
  • Bandar Lampung
  • Banding agung
  • Bandung
  • BANGKA BELITUNG
  • BANJAR
  • Banjar baru
  • Banjarmasin
  • Banten
  • BANYU ASIN
  • Barabai Kalsel
  • Barito Kuala
  • Barito Timur
  • Barito Utara
  • BATAM
  • Bekasi
  • BENGKALIS
  • Bengkayang
  • BENGKULU
  • BERITA
  • BIMA NUSA TENGGARA BARAT
  • Bisnis
  • BMKG
  • BOGOR JAWA BARAT
  • BOYOLALI
  • Cilacap
  • Cilegon
  • Daerah
  • Deli Serdang
  • Denpasar-Bali
  • DKI Jakarta
  • Dumai
  • Ekonomi
  • GERSIK
  • Gowa Sulawesi Selatan
  • Hiburan
  • Hukum
  • Hukum dan kriminal
  • Hulu sungai Tengah
  • Hulu Sungai Utara
  • INFORMASI
  • INHIL
  • Internasional
  • Jabodetabek
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa timur
  • Jaya wijaya Papua
  • Jepara
  • Kab : Pandeglang
  • KAB : SAMBAS
  • Kab: Muara Enim
  • kab.kerawang
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten pesawaran
  • Kabupaten Serang
  • Kabupaten Tanggerang
  • Kalimantan barat
  • Kalimantan selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Kampar
  • Kapuas
  • Kebumen
  • KENDAL
  • Kendari Sulawesi tenggara
  • Kepulauan Riau
  • Kepulauan Selayar
  • Kesehatan
  • Kesenian
  • Ketapang
  • Kota Agung
  • Kota Cilegon
  • Kota serang
  • Kota Tangerang Selatan
  • Kota Waringin Timur
  • Kriminal
  • Kuala Tungkal
  • Kutai Timur
  • Lampung
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • LOMBOK TIMUR
  • Lumajang
  • Madiun
  • Magelang
  • Makasar
  • MALANG
  • Malaysia
  • MALUKU
  • Manado
  • Mandeling Natal
  • Mataram
  • MEDAN-SUMUT
  • Mekakau ilir
  • Mesir
  • Muara dua
  • Muara Enim
  • Muara Teweh
  • Nasional
  • NUSA TENGGARA BARAT
  • Oku Selatan
  • Oku Timur
  • Olah raga
  • Organisasi
  • PALANGKARAYA
  • Palembang
  • Palu
  • Pandang
  • Pandeglang
  • Pangkal pinang
  • Paniai Papua tangah
  • PAPUA
  • Papua Tengah
  • Parepare – Sulawesi Selatan
  • Pariwara Usaha
  • Pati Jateng
  • Pekan baru
  • Pemalang
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pesawaran
  • Polda Bali
  • Politik
  • Polri
  • Pontianak
  • Probolinggo
  • Purwakarta
  • Riau pekan baru
  • RUSIA
  • Salatiga
  • Samarinda
  • Sampang
  • Selat Sunda
  • Semarang
  • Serang Banten
  • SI JUNJUNG
  • Sidoarjo
  • SLEMAN
  • SOSIAL
  • Sragen Jateng
  • Sragen Jawa Tengah
  • Sukabumi
  • Sukoharjo
  • Sulawesi
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi tenggara
  • Sumatera Selatan
  • Sumatra Barat
  • Sumatra Utara
  • Sumbawa
  • Sumenep
  • Surabaya
  • Surakarta
  • TABALONG
  • Tanah Laut
  • Tanggamus
  • Tanggerang
  • Tanjung Jabung Barat
  • Tanjung pinang
  • Tanpa Kategori
  • Tapanuli Utara
  • Tasikmalaya
  • Tegal Jawa Tengah
  • Temanggung
  • Tulang Bawang
  • Yogyakarta
  • Tentang Kami
  • REDAKSI KOPITV.ID
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2023 KopiTV - Developed by Tokoweb.co.

No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • REDAKSI KOPITV.ID
  • Pasang Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist