Pesawaran – Kopitv.id – ” Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Teluk Pandan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, seorang siswi SMAN 1 Padang Cermin mengunggah video berdurasi sekitar 11 detik yang memperlihatkan menu MBG diduga terdapat ulat pada makanan yang diterima siswa, Kamis (23/4/2026).
Dalam video yang beredar, terdengar sejumlah siswa melontarkan komentar bernada heran sambil menyorot kamera ponsel ke arah makanan tersebut. “Punya peliharaan baru,” ujar seorang siswa. Siswa lain kemudian menimpali, “Gimana sih om?” disusul celetukan, “Peliharaan baru, guys,” sambil mengarahkan kamera ke bagian makanan yang diduga terdapat ulat bergerak.
Rekaman singkat itu dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. Sejumlah pihak menilai temuan tersebut perlu ditindaklanjuti secara serius karena berkaitan langsung dengan kualitas makanan yang dikonsumsi pelajar setiap hari.
Seorang narasumber di wilayah Hanura yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut, makanan yang diterima siswa diduga berasal dari dapur penyedia MBG yang sama dengan sumber distribusi pada insiden sebelumnya. Pada pertengahan April lalu, sejumlah media juga menyoroti dugaan menu MBG yang menyajikan sayur ayam belum matang sempurna dan masih berdarah.
“MBG dari dapur RK A Hanura hari ini di SMAN 1 Padang Cermin. Ini dapur yang sama, kasus ayam mentah kemarin itu,” ujar narasumber tersebut.
Munculnya dugaan persoalan berulang dari sumber distribusi yang sama menambah catatan terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah setempat. Jika keluhan serupa terus terjadi, evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengolahan, pengawasan kualitas, hingga distribusi makanan dinilai menjadi kebutuhan mendesak.
Program MBG sejatinya dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi pelajar serta meningkatkan kualitas kesehatan anak sekolah. Karena itu, standar kebersihan, keamanan pangan, proses memasak, dan distribusi makanan harus menjadi prioritas utama agar manfaat program benar-benar dirasakan para penerima.
Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan sejumlah penerima manfaat serta informasi yang dihimpun di lapangan. Redaksi membuka ruang klarifikasi kepada pihak pengelola program MBG, penyedia dapur terkait, maupun instansi berwenang guna menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi informasi.
(Redaksi)
![]()






