Tanggamus, Lampung — Dzikir Salam Baqo Suryalaya, amalan spiritual yang diwariskan oleh Abah Anom, Syeikh KH. A. Shohibulwafa Tajul Arifin RA, terus memberikan ketenangan batin dan kekuatan ruhani bagi para ikhwan yang mengamalkannya secara istiqomah. Salah satu majelis yang aktif melestarikan amalan tersebut berada di Kapuran, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.
Dzikir Salam Baqo merupakan bagian dari ajaran Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah (TQN) Suryalaya yang menekankan penyucian hati, keikhlasan, serta kesadaran akan kehadiran Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan. Amalan ini tidak hanya dilafalkan dengan lisan, tetapi dihayati dengan penuh kekhusyukan dan adab sebagaimana yang diajarkan oleh Abah Anom RA.
M Ibnu Mas’ud salah satu ikhwan Majelis Salam Baqo Kapuran menuturkan bahwa dzikir ini menghadirkan rasa nikmat yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Ketenangan jiwa, kejernihan pikiran, serta kekuatan dalam menghadapi ujian hidup menjadi manfaat yang dirasakan secara nyata oleh para pengamalnya.
Abah Anom RA dikenal sebagai mursyid besar yang senantiasa menekankan bahwa dzikir harus melahirkan akhlak mulia. Menurut beliau, hakikat dzikir bukan hanya mengingat Allah, tetapi juga menghadirkan sifat sabar, tawadhu, dan kasih sayang dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan dzikir Salam Baqo di Majelis Kapuran dilaksanakan dengan jadwal yang di tentukan oleh Imam Dzikir Bapak Salam Abiqtu Mahdi dan terbuka bagi kaum muslimin yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui jalan tasawuf yang lurus dan bersanad. Majelis ini menjadi ruang spiritual yang menyejukkan, sekaligus sarana mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
Sebagai bagian dari ikhwan, para jamaah berharap majelis dzikir Salam Baqo dapat terus berkembang dan menjadi wasilah kebaikan, tidak hanya bagi para pengamalnya, tetapi juga bagi lingkungan sekitar. Warisan spiritual Abah Anom RA diyakini akan terus hidup dan relevan, membimbing umat menuju ketenangan batin dan keberkahan hidup di tengah dinamika zaman. (Buud)
![]()





