Pesawaran – Kopitv.id – ” Komitmen memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesawaran, Cindy Aria Anton, S.E., M.M., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung optimalisasi layanan berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu bidang kesehatan yang digelar di Regency Hotel Pringsewu, Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat fungsi Posyandu di tingkat daerah hingga desa.
Bimtek yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari Tim Pembina Posyandu dan perwakilan perangkat daerah terkait. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam membangun sistem pelayanan masyarakat yang terintegrasi.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Trio Pranoto, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengadvokasi kebijakan Posyandu, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan kapasitas Tim Pembina dalam menjalankan fungsi pembinaan secara efektif.
Tak hanya itu, Bimtek juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas layanan Posyandu di seluruh wilayah kabupaten. Salah satu fokus utamanya adalah penyusunan rencana tindak lanjut bersama guna memastikan penguatan Posyandu berjalan berkelanjutan dan terukur.
Dalam pemaparannya, Cindy Aria Anton menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga mencakup sektor pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, hingga sosial.
“Seluruh elemen memiliki peran yang sangat strategis. Karena itu, sinergi antar sektor mutlak diperlukan agar program Posyandu berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Rita Anggraeni, yang memaparkan konsep Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Program yang diresmikan sejak 31 Agustus 2023 tersebut dirancang untuk melayani seluruh siklus kehidupan, mulai dari bayi hingga lansia, dengan pendekatan promotif dan preventif yang terintegrasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, dr. Media Apriliana, menekankan pentingnya peran Tim Pembina dalam memberikan arahan, pendampingan, serta melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan Posyandu. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan 25 keterampilan dasar sebagai fondasi layanan yang berkualitas.
Menurutnya, Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan kader yang terlatih, terdata dengan baik, serta terintegrasi dalam sistem informasi kesehatan menjadi kunci dalam memastikan pelayanan yang optimal dan merata.
Kegiatan Bimbingan Teknis ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang menjadi ruang berbagi pengalaman dan solusi antar peserta. Diharapkan, melalui forum ini, lahir berbagai inovasi dan penguatan komitmen bersama untuk menjadikan Posyandu sebagai pilar utama pelayanan masyarakat di Kabupaten Pesawaran.
( Nasoba )
Red :
![]()






