Pesawaran – Kopitv.id – “Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pesawaran resmi mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan desa berbasis data. Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan hingga ke tingkat desa.
Pencanangan program tersebut dilaksanakan di Kantor BPS Pesawaran pada Senin (13/4/2026) dan dirangkaikan dengan pengukuhan Agen Statistik Desa sebagai ujung tombak pengelolaan data di tingkat desa. Momentum ini menandai transformasi penting, di mana desa tidak lagi sekadar menjadi objek pendataan, tetapi juga berperan aktif sebagai subjek pembangunan berbasis data.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin, Kepala BPS Pesawaran Gunawan Catur Prasetyo, para kepala desa, serta agen statistik dari sejumlah desa. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendorong keberhasilan program Desa Cantik.
Kepala BPS Pesawaran, Gunawan Catur Prasetyo, menegaskan bahwa program Desa Cantik merupakan bagian dari penguatan statistik sektoral hingga ke level desa. Ia menyampaikan bahwa data yang akurat dan berkualitas menjadi fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Menurutnya, desa perlu didorong untuk memiliki kapasitas dalam mengelola data secara mandiri, terstruktur, dan berkelanjutan. Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil tidak hanya berbasis asumsi, melainkan didukung oleh data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada tahun 2026, program Desa Cantik difokuskan pada tiga desa, yakni Desa Sidodadi, Desa Sungai Langka, dan Desa Cipadang. Ketiga desa tersebut akan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan intensif, monitoring, hingga evaluasi yang akan bermuara pada pemberian penghargaan dalam momentum Hari Statistik Nasional.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Pesawaran,Nur Asikin, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, BPS, dan pemerintah desa. Ia menyebutkan bahwa di tengah keterbatasan anggaran, pemanfaatan data secara optimal menjadi kunci dalam menjaga kualitas pembangunan desa.
Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, dilakukan pengukuhan Agen Statistik Desa dari tiga desa lokus yang ditandai dengan penyematan selempang oleh Kepala BPS bersama perwakilan Dinas PMD. Agen statistik ini nantinya bertugas membantu pemerintah desa dalam pendataan, pengelolaan, serta pemutakhiran data secara berkesinambungan.
Dalam kesempatan yang sama, BPS Kabupaten Pesawaran juga memberikan apresiasi kepada Desa Karang Anyar yang meraih predikat Desa Cantik Terbaik II tingkat Provinsi Lampung tahun 2025. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan data yang baik mampu mendorong kemajuan desa, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa lainnya untuk terus membangun berbasis data.
( Nasoba )
Red :
![]()






