Pesawaran – Kopitv.id – ” Semangat menjaga bumi dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat menggema dari kawasan Banyu Langit Cottage, Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, Kamis (23/4/2026). Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Inisiatif Lampung Sehat (ILS) menggelar penanaman pohon secara simbolis sebagai bentuk komitmen bersama terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Rapat Besar Inisiatif Lampung Sehat (ILS) Tahun 2026 yang dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, organisasi masyarakat, serta kader kesehatan dari seluruh Kabupaten Pesawaran. Momentum ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat kepedulian terhadap isu lingkungan dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H., Camat Gedong Tataan Darlis, S.E., perwakilan Dinas Kesehatan, Direktur Inisiatif Lampung Sehat Sudianto, Ketua ILS Kabupaten Pesawaran Maulana Fajrin, Finance Koordinator ILS Teo Rendra, hingga para kader ILS se-Kabupaten Pesawaran.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan. Penanaman pohon yang dilakukan secara simbolis bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi simbol kepedulian terhadap masa depan lingkungan hidup di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya persoalan kesehatan masyarakat.
Direktur ILS, Sudianto, menjelaskan bahwa Inisiatif Lampung Sehat merupakan organisasi nirlaba berbasis komunitas yang bergerak di bidang kesehatan, sosial, dan pendidikan. Selama ini, ILS aktif melakukan pendampingan masyarakat, edukasi kesehatan, investigasi kontak, hingga penyuluhan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, penanganan Tuberkulosis (TBC) menjadi salah satu program prioritas yang saat ini terus diperkuat. Selain membentuk Desa Siaga TBC, ILS juga menginisiasi program peningkatan kualitas lingkungan tempat tinggal melalui bantuan bedah rumah dari kementerian terkait bagi masyarakat yang memenuhi syarat.
Tak hanya fokus pada TBC, ILS juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan stunting dan malaria yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah. Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif agar masyarakat semakin sadar pentingnya pola hidup sehat dan lingkungan yang bersih.
Dalam kesempatan yang sama, ILS turut memperkenalkan gerakan “Sayangi Bumi”, sebuah kampanye sosial yang mengajak masyarakat mengurangi penggunaan barang sekali pakai demi menjaga keberlangsungan lingkungan. Gerakan ini diharapkan mampu membangun budaya hidup ramah lingkungan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menegaskan bahwa penanganan TBC dan malaria menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya di wilayah pesisir. Tingginya kasus malaria, menurutnya, salah satunya dipengaruhi banyaknya tambak terbengkalai yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Ia menekankan bahwa persoalan kesehatan tidak dapat ditangani pemerintah sendirian. Dibutuhkan sinergi bersama berbagai pihak, mulai dari organisasi masyarakat, kader kesehatan, hingga elemen warga. “Kami membutuhkan masukan, saran, dan kritik yang konstruktif sebagai bahan perbaikan ke depan. Penanganan TBC dan malaria harus dilakukan secara intens dan berkelanjutan,” tegasnya.
( Nasoba )
Red :
![]()






