Kabupaten Tangerang – Kopitv.id – ” Sebuah proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Tegal Kali Baru, RT 04/04 Kelurahan Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi sorotan tajam Humas DPP (GWI) Gabungan Wartawan Indonesia, serta di dampingi makmur Napitupulu selalu wakil ketua umum dewan pimpinan pusat gabungan wartawan ditemukan mengalami keretakan serius dan kerusakan parah hanya sebulan setelah selesai dikerjakan. Kondisi ini memicu pertanyaan besar terkait kualitas pengerjaan dan efektivitas pengawasan proyek dari Dinas Kabupaten Tangerang, Sabtu (10/01/2026). 
Proyek TPT ini dikerjakan dengan anggaran yang cukup besar, namun hasilnya sangat mengecewakan. Retakan-retakan besar terlihat jelas membentang di sepanjang badan TPT, mengindikasikan adanya masalah fundamental pada saat konstruksi atau material yang digunakan.
Warga setempat sangat kecewa dengan kualitas pekerjaan ini dan menuding bahwa kerusakan TPT ini disebabkan oleh kurangnya pengawasan dari pihak Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang, “Kami sangat kecewa dengan kualitas pekerjaan ini. Baru selesai dikerjakan sudah retak dan rusak,” ujar salah satu warga
Jamin selaku Humas DPP GWI Gabungan Wartawan Indonesia, saat ke lokasi kegiatan terlihat jelas TPT yang baru selesai dikerjakan sudah pada retak parah, akibat pungsi dan Pengawasan nya yang sangat lemah dan tidak profesional diduga menjadi penyebab utama kerusakan ini,”ucapnya
“Pihak Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang, diharapkan segera melakukan audit menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek TPT ini dan mengambil tindakan tegas terhadap kontraktor yang lalai dan nakal,”tutur nya
Kejadian ini menjadi contoh nyata betapa lemahnya sistem pengawasan Dinas Bina Marga di tingkat Daerah Kabupaten Tangerang, Jika tidak segera diusut tuntas, maka praktik serupa berpotensi terus berulang di proyek-proyek yang lain di Daerah Kabupaten Tangerang,”tegas nya
Hingga berita ke dua ini diterbitkan pihak pelaksana atau pengawas Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang, sebab para Kabid PU bina marga semua terkesan sangat arogan terlebih lebih yang bidang jalan dan jembatan haji Ardi yang merasa punya deking mantan menteri luar negeri . gubernur .bahkan anggota DPR pusat sangat super sombong nya.sehingga di PU bina marga kabupaten di duga sangat kebal hukum setiap para LSM dan media terkesan di sepelekan.sampai berita ini ditayangkan satu pun pejabat PU bina marga kabupaten Tangerang tidak dapat dimintai keterangan.
(Tim : MNPT )
RED :
![]()






