OKU SELATAN – Kopitv.id – ” Jumat, 28 November 2025. ” Pembangunan jalan setapak di Desa Sukajaya, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten OKU Selatan kembali menjadi sorotan warga. Proyek yang dibangun pada Juli 2025 dengan panjang sekitar 100 meter lebih itu kini sudah mengalami kerusakan meski baru berusia sekitar enam bulan. 
Pantauan di lapangan, bagian permukaan jalan tampak pecah-pecah, tidak merata, dan berdebu. Ketebalan cor juga diduga tidak sesuai standar karena terdapat bagian yang terlihat sangat tipis, sementara bagian lain lebih tebal. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan bahwa pekerjaan dilakukan secara asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi teknis.
Selain permasalahan kualitas, proyek ini juga disorot karena sejak awal tidak memasang papan informasi pekerjaan dan prasasti proyek sebagaimana diwajibkan dalam setiap kegiatan pembangunan yang menggunakan anggaran negara. 
Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa papan informasi tidak pernah terlihat sejak proyek dimulai hingga selesai dibangun.
“Baru enam bulan sudah hancur. Dari awal juga tidak ada papan informasi. Sampai selesai pun tidak ada prasasti. Jadi kami tidak tahu ini anggarannya dari mana,” ujar warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada Kepala Desa Sukajaya pada Jumat (28/11) tidak membuahkan hasil. Kepala desa disebut hanya terdiam dan tidak memberikan penjelasan mengenai keberadaan papan informasi maupun dugaan ketidaksesuaian pembangunan tersebut. 
Sebagaimana diketahui, setiap proyek yang menggunakan Dana Desa maupun anggaran pemerintah lainnya wajib memasang papan informasi sebagai bentuk transparansi publik. Pemasangan prasasti juga menjadi bagian dari pertanggungjawaban hasil pembangunan.
Warga berharap pihak kecamatan, inspektorat, maupun aparat terkait dapat segera melakukan pengecekan serta memberikan klarifikasi terkait dugaan penyimpangan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Pewarta : Awaludin
Red :
![]()






