Oku Selatan.kopitv.id,” Dugaan pungli yang di lakukan oleh oknum kepala Sekolah Dasar Swasta di Desa Way wangi Seminung kecamatan Warkuk Ranau Selatan kabupaten Oku Selatan,22/01/2025

Praduga korupsi yang di lakukan oknum kepala sekolah terendus”pasalnya beberapa wali siswa yang melaporkan kepada Ketua Tim Saber Pungli Dewan Pimpinan Pusat LSM Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia Perwakilan SUMATERA SELATAN

Menurut keterangan wali siswa,anaknya yang bersekolah di SD SWASTA Way wangi Seminung mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar / PIP tapi kenapa ya pak setiap kami dapat bantuan selalu di potong,”tahun 2023 kami dipotong oleh oknum kepala sekolah yang berinisial YN sebesar Rp.75 ribu. ibu kepsek menjelaskan Rp.25 ribu untuk pembuatan kartu ATM dan Rp.50 ribu lagi gak tau buat apa pak, pungkasnya

Tim LSM dan Media Langsung ke TKP untuk konfirmasi ke pihak Sekolah bertemu dengan ibu kepsek YN.Saat di konfirmasi terkait dana BOS, YN menjelaskan bahwa dana Bos untuk rehap ringan di alokasikan untuk keramik lantai sekolah, dan Awak media mengklarifikasi terkait pemotongan dana bantuan Program Indonesia pintar / PIP, YN memberikan keterangan jika di beri oleh wali murid,jawabnya singkat.

Lalu Awak media mencari lagi informasi data dan bukti bukti dengan bertanya ke guru di sekolah beberapa guru menjelaskan bahwa tidak pernah ada perbaikan Sekolah Rehap keramik lantai sekolah,seperti pengakuan YN, Kepala sekolah.Awak media bisa lihat sendiri kondisi sekolah ucapnya, lantai sekolah pada retak,bolong-bolong, Ruangan kepala sekolah menjadi kantin sekolah tidak ada ruang kepala sekolah bahkan perpustakaan juga tidak ada Awak media kembali pertanyakan mengenai pemotongan program Indonesia pintar / PIP menurut keterangan dewan guru memang ada pemotongan pak, tapi kami tidak ikut,”yang motong ibu YN,jelas salah satu guru yang tidak di sebut namanya,iya juga menceritakan kami juga dipungut biaya pak oleh ibu YN untuk memasukan data kami di dapodik senilai Rp.300 ribu perorang, tapi sayangnya sampai saat ini masih ada dua orang guru yang belum juga terdaftar
Lalu awak media mencari bendahara sekolah untuk klarifikasi Bantuan Operasional Sekolah / BOS, dan Operator Dapodik,” Ternyata bendahara sekolah adalah Suami dari YN Kepsek itu Sendiri, Suami dari ibu kepsek ini memegang dua jabatan, sekaligus.

YN menjelaskan bahwa Bendahara BOS tidak masuk, sekolah ada aktifitas dikebun..saat di wawancarai ibu kepsek dengan sedikit nada tinggi YN Berkata jika ia mau mengundurkan diri sebagai kepala sekolah karena banyak permasalahan di sekolahnya, kalo memang ada yang mau menggantikan YN sebagai kepala sekolah, saya siap buat surat pengunduran diri pak, ucapnya
Disini jelas banyaknya kejanggalan, praduga korupsi, penyalahgunaan wewenang,serta praduga pemerasan terhadap guru dan wali murid oleh oknum kepala sekolah..kami akan laporkan temuan ini ke pihak pihak terkait termasuk Aph agar di tindak lanjut lebih mendalam Sehingga menjadi pembelajaran bagi yang lainnya untuk kedepannya
Tim: Ahmad Reza Andesta
![]()






