Tabalong – kopitv.id”-Sebagian besar warga masyarakat di Kabupaten Tabalong yakin pilih H Fani, usai menyimak penjelasan Calon Bupati (Cabup) Tabalong, H Fani dalam setiap gelaran kampanye Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 3.
Seperti yang diakui, oleh Rahmi (52), ditemui usai gelaran kampanye Paslon 3 di Desa Paliat Jln A. Yani, RT.04, Kecamaran Kelua, Tanjung, wilayah selatan di Kabupaten Tabalong. Selasa (12/11/2024) siang tadi.
Menurut Rahmi, dirinya baru bertemu dua kali secara langsung dengan Muhammad Noor Rifani atau H Fani. Kali ini, ia bertemu H Fani dalam gelaran kampanye dialogis siang itu.

“Saya yakin memilih Pak Haji Fani. Setelah tadi, bertemu dan mendengarkan sejumlah program yang disampaikan langsung oleh Pak Haji Fani dalam kampanye,” ujarnya.
Rahmi mengatakan, selain program pinjaman modal tanpa bunga dan biaya administrasi, juga program beasiswa untuk 1000 calon mahasiswa.
“Yang dibutuhkan sekarang ini adalah pelatihan dan kursus sebagai bekal masyarakat untuk siap bekerja,” katanya.

Begitu pula, yang diakui oleh Zaikasi (18), warga Desa Paliat, ia mengaku akan menggunakan hak memilih kepala daerah untuk pertama kali.
“Saya tidak kenal dengan Pak Haji Fani, namun setelah mengikuti kampanye tadi saya merasa yakin untuk memilih Pak Haji Fani dan Habib Taufan,” tuturnya.
Menurutnya, program yang disampaikan oleh Cabup Tabalong, H Fani menjadi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Tabalong dan menjadi solusi permasalahan daerah saat ini.

Sementara, H Fani dalam gelaran kampanye siang itu mengungkapkan, diantaran tujuh inovasi rencana program kerjanya selama lima tahun kedepan, salah satunya adalah “Satu Desa Satu Da’i.”
Dijelaskannya, itu merupakan upaya kita untuk menjaga tatanan sosial yang religiu serta, menguatkan karakteristik daerah dan pribadi masyarakat yang agamis.
“Diantara caranya adalah pemerintah daerah terlibat langsung, memfasilitasi guru-guru agama dan pemuka agama, baik yang muslim, juga termasuk dari non muslim,” ujarnya.
H Fani menambahkan, para pemuka agama itu akan difasilitasi untuk melakukan pendalaman keilmuannya. Melalui program itu juga, diharapkan setiap desa ditugaskan seorang pemuka agama.
Kawan H. Fani
![]()






