Serang, – beredar berita tentang dugaan penganiayaan di kantor desa Mangunreja Kecamatan Pulo Ampel yang terjadi pada rabu 14 Agustus 2024 lalu, H. Abdul Latif kepala desa setempat membantah adanya isu bahwa kantor desa beralih fungsi menjadi tempat penganiayaan.
Melansir dari salah satu laman media (wartahukum), Sebelumnya Dugaan tindak pidana penganiyaan yang diduga dilakukan oleh AH kerabat dari Kepala Desa Mangunreja, Kecamatan Pulo Ampel diduga kuat terjadi di area kantor desa Mangun Reja menjadikan cerminan buruk tatanan Pemerintahan desa setempat yang dipimpin oleh H. Abdul Latif.
Menurut keterangan H. Abdul Latif, insiden tersebut telah merusak citra Pemerintah Desa, pasalnya oknum wartawan tidak mengkonfirmasi terlebih dahulu terhadap dirinya mengenai kejadian yang sebenarnya.
“Saya sangat berterimakasih atas pemberitaan yang telah menyudutkan citra pemerintahan desa mangunreja, pada dasarnya peristiwa itu saya tidak tahu dengan jelas apa yang sedang terjadi, dan pada saat itu menurut saya tidak ada unsur penganiayaan yang terlihat. Akan tetapi mengapa berita yang telah terbit di media wartahukum menyudutkan kepribadian dan kinerja saya di pemerintahan desa,”tuturnya, Jum’at 23 Agustus 2024.
Masih kata H. Abdul Latif “Memang sebelumnya, ada laporan dari warga saya mengenai penyetopan pekerjaan antara kedua belah pihak, saya selaku kepala desa hanya ingin mengajak mereka bermusyawarah untuk mencari solusinya. Setelah di kantor, saya tidak tahu jika ada keributan, tiba tiba pemerintahan saya di beritakan bahwa kantor desa telah alih fungsi, itu tidak benar,”terangnya.
Dengan adanya informasi yang beredar, H. Abdul Latif merasa tidak puas dan menurutnya telah merusak citra martabatnya sebagai kepala desa.
“Saya harap, siapapun wartawan jika mengetahui informasi hal yang menyangkut pemerintahan desa mangunreja tolong dikonfirmasi terlebih dahulu kepada saya sesuai jam kerja. Dan selanjutnya untuk media yang telah menyudutkan saya, saya harap bisa menyajikan informasi yang sesuai untuk dibaca oleh publik tidak menjatuhkan, terkecuali saya tidak kooperatif,”pintanya. (Ibnu/Heriadi)
![]()





