Pasalnya saat kegiatan tersebut di beritakan oleh tim Media dan LSM oknum pelaksana CV, Ulina Mata Raja marah marah, sehingga meminta Poto pimpinan Redaksi Lipsusmedia.com dan menanyakan di mana tempat nongkrongnya,

Menanggapi hal tersebut, Makmur Napitipulu selaku Wakil Ketua Umum DPP Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) saat di mintai tanggapan menerangkan,
“Kami sangat menyangkan atas prilaku oknum pelaksana tersebut, yang marah marah atas timbulnya pemberitaan dan arogan sehingga sampe meminta Foto Redaksi lipsusmedia.com,” ucap Wakil Ketua Umum
“Ada apa oknum tersebut meminta Foto? apa ada maksud tidak baik kepada Pimpinan Redaksi, kalau ga mau di beritain kegiatannya di beritain makanya yang bener pekerjaannya, jangan asal aja, karna rekan rekan kami tugasnya control sosial dan mengawasi kegiatan tersebut,” kata Waketum GWI.
“Tambahnya pula, cara cara seperti itu telah melanggar hukum, jika tidak senang dengan pemberitaan oleh salah satu media bisa melayangkan somasi kepada media tersebut,.jangan merasa hebat, kalau sudah jadi pemborong dan perlu di ketahui pemborong, jika R di tengah di ganti huruf H berarti pembohong ulung,” bebernya
kita dari organisasi gwi akan tetap memberitakan proyek proyek yang diduga sangat rakus mengkorupsi anggaran.
Saya juga sebagai penasehat di media sangat tidak terima apabila ada pemborong dengan lancang mengatakan wartawan bodrek, dalam waktu dekat ini akan melakukan laporan kepada aparat terkait seputar kalimat wartawan bodrek,” tegasnya.
“Selanjutnya kami juga berharap agar PJ Bupati Tangerang segera bertindak untuk memblack CV Ulina Mata Raja,” tutupnya.***
![]()






